NARASI KHILAFAH DI ERA DIGITAL

Studi Epistemologi Muslimahnews.net atas Penafsiran Ayat Khilafah

Penulis

  • Khairun Niam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Farida Nur Afifah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.47454/alitqan.v10i1.991

Kata Kunci:

Epistemology, Ayat-Ayat Khilafah, Muslimahnews.net

Abstrak

Beberapa organisasi Islam Salafi yang secara terang-terangan mengkampanyekan khilafah mulai merambah ranah media sosial. Salah satunya di media Muslimahnews.com yang disinyalir dikelola oleh organisasi HTI. Beberapa tulisan di dalamnya menggaungkan khilafah dan Islam kaffah berdasarkan ayat-ayat Alquran dan Hadis. Banyak dari para kontributor yang menggunakan tafsir-tafsir klasik dan beberapa pendapat tokoh untuk memperkuat argumen yang dibangun oleh mereka dalam mengampanyekan khilafah dan Islam kaffah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data penelitian kepustakaan (library research). Data yang terkumpul diklasifikasikan dan dianalisis dengan menggunakan teori epistemologi Abdul Mustaqim. Adapun hasil dari penelitian ini, pertama, perbedaan pandangan mengenai makna khilafah dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu sumber yang digunakan, metodologi dan validitas kebenaran untuk mengukur pemahaman mengenai khilafah. Kedua, kontributor Muslimahnews.com cenderung menggunakan metode tekstual dalam memaknai dan menganalogikan pemahamannya, sehingga pemahaman tersebut tidak kontekstual dengan zaman sekarang.

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdel Bari Atwan. Islamic State: The Digital Caliphate. California: University of California Press, 2015. https://doi.org/10.1525/9780520964037.

Abdi Syahrial Harap. “Epistemologi: Teori, Konsep dan Sumber-Sumber Ilmu dalam Tradisi Islam.” Jurnal Dakwatul Islam 5, no. 1 (2020).

Abdul Mustaqim. Pergeseran Epistemologi Tafsir. Yogyakarta: Lkis, 2010.

Achmad Rifai. “The Discourse Of Women’s Piety And Gender Bias Cnstruction On Muslimah Websites In Indonesia.” Al-Balaghah: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 5, no. 2 (2021). https://doi.org/10.22515/al-balagh.v6i2.3402.

Ahmad Khoiri. “Muslimah News dan Ideologi Tafsir Radikal.” Website Harakatuna, 2023. https://www.harakatuna.com/muslimah-news-dan-ideologisasi-tafsir-radikal.html.

Ahmad Khotim Muzakka. “Propaganda Khilafah HTI di Indonesia.” Jurnal Penelitian 14, no. 2 (2017). https://doi.org/10.28918/jupe.v14i2.1217.

Alaika M. Bagus Kunria PS, Abdurrohman Wahid, dan Gaung Perwira Gustika. “Kontroversi Penerapan Khilafah di Indonesia.” Jurnal Islamika 18, no. 1 (2018). https://doi.org/10.32939/islamika.v18i01.241.

Andani, Meri dan Romario. “Kontestasi Narasi Perempuan dalam Werbsite Islam: Analisis Perbandingan Mubadallah.Id Dan Muslimah.New.” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner 8, no. 1 (2023). https://doi.org/10.14421/jkii.v8i1.1342.

Arif Rohman, Rukiyati, Andriani Purwastuti, dan L Mohamad Lamsuri. Epistemologi dan Logika Filsafat untuk Pengembangan Pendidikan. Yogjakarta: Aswaja Pressindo, 2014.

Farida, Farah. “Potret Tafsir Ideologis di Indonesia; Kajian Atas Tafsir Ayat Pilihan Al-Wa’ie Oleh:” Nun : Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir di Nusantara 3, no. 1 (2017): 117–42.

Fatni Erlina. “Sistem Khilafah Islamiyah dalam Perspektif Ketatanegaraan Republik Indonesia.” Jurnal Idea Hukum 5, no. 1 (2019).

Fitra, Akhmad Aidil, Muhammad Harfi, Muhammad Hafidz Khusnadin, dan Izzatul Iffah. “HISTORICAL INFLUENCE IN TAFSIR AL-MISHBAH:” At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an Dan Tafsir 9, no. 2 (2024). https://doi.org/10.32505/at-tibyan.v9i2.10789.

Fitra, Akhmad Aidil, dan Oktasandi Oktasandi. “Pembacaan Hermeneutis : Penafsiran Buya Hamka Tentang Lahw al Ḥadīṡ (Studi Pemikiran Hans George Gadamer).” Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hukum 10, no. 2 (1 November 2024): 147–62. https://doi.org/10.32699/syariati.v10i2.7707.

Fitra, Akhmad Aidil, dan Novizal Wendry. “Penafsiran, Ideologi, dan Afiliasi Politik: Kritik Buya Hamka (1908-1981 M) terhadap Nasakom Era Demokrasi Terpimpin (1959-1966 M).” Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya 6, no. 2 (30 Desember 2024): 234. https://doi.org/10.31958/istinarah.v6i2.13607.

Gusmian, Islah. “EPISTEMOLOGI TAFSIR Al-QUR’AN KONTEMPORER.” Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat 12, no. 2 (30 Desember 2015): 21. https://doi.org/10.22515/ajpif.v12i2.1173.

Irfan Abu Naveed Al-Atsari. “Islam Rahmatan lil ‘Alamin: Buah Tegaknya Akidah dan Syariat (Sekilas Catatan Balaghah QS Al-Anbiyâ: 107).” Website Muslimah News, 2022. https://muslimahnews.net/2022/03/15/2680/.

Jamilah, Jamilah, dan Muhammad Rafii. “Kampanye Ide Khilafah: Studi Manajemen Dakwah Akun Facebook Buletin Dakwah Kaffah.” Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman 8, no. 1 (4 Juli 2022): 1–22. https://doi.org/10.24952/tazkir.v8i1.5152.

KD Crow. “Caliph and the’Islamic State’-Lessons of History.” ICR Journal, 2014. https://icrjournal.org/index.php/icr/article/view/376.

La Ode Samsul. “Pemberitaan Berdirinya Khilafah (Analisis Wacana Kritis Pada Tabloid Media Umat).” Jurnal Dialektika 1, no. 1 (2015).

Lufaefi. “Kritik Atas Penafsiran Ayat-Ayat Khilafah: Studi TAfsir Al-Wa’ie Karya Rokhmat S. Labib.” Jurnal Al-Fanar 1, no. 1 (2018).

M Khawaja dan C Kaunert. “Islamic State, Media, and Propaganda: Performances of the ‘Visual Caliphate.’” Islamic State, Media, and Propaganda (elgaronline.com), 2025. https://www.elgaronline.com/monobook-oa/book/9781035336227/9781035336227.xml.

Mingkase, Nursyamsiah, dan Inayah Rohmaniyah. “Konstruksi gender dalam problematika childfree di sosial media Twitter.” Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak 17, no. 2 (2022): 201–22. https://doi.org/10.24090/yinyang.v17i2.6486.

Nadirsyah Hosen. “Tidak ada istilah Khilafah dalam Al-Qur’an.” Website Nu Online, 2019. https://www.nu.or.id/opini/tidak-ada-istilah-khilafah-dalam-al-quran-o8Yjd.

NE Khan dan C Whiteside. “State accompli: The political consolidation of the Islamic State prior to the Caliphate.” Studies in Conflict &Terrorism (Taylor &Francis), 2024. https://doi.org/10.1080/1057610X.2021.2013755.

Novriansyah, M. Rokili. “Pemikiran Politik Islam Syekh Taqiyuddin An-Nabhani dan Implikasinya TErhadap Pluralitas di Indonesia.” JIA 21, no. 1 (2020): 49–64.

Nu Online. “Islam Kaffah, Islam yang Seperti Apa?” Website Nu Online, 2017. https://www.nu.or.id/nasional/islam-kaffah-islam-yang-seperti-apa-lGSe5.

Oksep Adhayanto. “Khilafah Dalam Sistem Pemerintahan Islam.” Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan 1, no. 1 (2011).

Padliyati Siregar. “Allah Menyerukan kepada Islam Kafah, Bukan Islam Moderat ataupun Islam Radikal (Tafsir QS Al-Baqarah: 208).” Website Muslimah News, 2022. https://muslimahnews.net/2022/01/18/816/.

Paelani Setia. “Membumikan Khilafah di Indonesia: Strategi Mobilisasi Opini Publik oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Media Sosial” 1, no. 2 (2021). https://doi.org/10.57032/jsd.v1i2.40.

Qholiva Yuni Fadilla. “Muslimahnews.com’s Toxic Discourse: Women Definition in Khilafah Ideological Power Dominance.” Sociology and Technosciencia 13, no. 1 (2023). https://doi.org/10.24197/st.1.2023.187-202.

Refa. “Khilafah Itu Mulia, Haram Untuk Dinista.” Dalam Portal Buletin Dakwah Kaffah, 2022. https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0sdi1384JRVbumLbfE4c1tT1vJeJssteR4z5Z3BjCetRu7t1tbpjdBH7rzPtirtrrl&id=249156892272086&mibextid=Nif5oz.

Rohmah Rodhiyah. “Khilafah Islamiah sebagai Solusi Problematik Umat (Tafsir QS Al-Anbiya’: 107).” Website Muslimah News, 2017. https://muslimahnews.net/2022/07/19/8975/.

Rumario. “Hizbut Tahrir Indonesia dalam Ruang Media Sosial Instagram”, Aqlam: Journal of Islam and Plurality, Vol. 4, No. 1, Juni 2019, hal. 24.” Aqlam: Journal of Islam and Plurality 4, no. 1 (2019). https://doi.org/10.30984/ajip.v4i1.904.

Sabari, Sabari. “Manajemen Media Massa Hizbut Tahrir Indonesia.” Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies 11, no. 1 (1 Juni 2017): 73–88. https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i1.1358.

Siti Nur Fitriyani. “Fenomena Dakwah EKS-HTI Pasca di Bubarkan.” Islamic Comunication Journal 4, no. 2 (2019).

Supriadi, Bambang. “Konsep Khilafah Islamiyyah dalam Tafsir Klasik dan Kontemporer.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 1, no. 3 (19 Juli 2021): 317–22. https://doi.org/10.15575/jis.v1i3.13098.

Syafiullah. “Pakar: Khilafah Bukan Ajaran Islam, Istilahnya saja Tidak Ada di Al-Qur’an.” Website Jatim Nu Online, 2020. https://jatim.nu.or.id/metropolis/pakar--khilafah-bukan-ajaran-islam--istilahnya-saja-tidak-ada-di-al-quran-bHCbY.

Syah, M. Kautsar Thariq, dan Paelani Setia. “Radikalisme Islam: Telaah Kampanye Khilafah oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Pra-Pembubaran oleh Pemerintah.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 1, no. 4 (22 November 2021): 523–35. https://doi.org/10.15575/jis.v1i4.14094.

Syukri, Ahmad, Ahmad Fadhil Rizki, dan Program Doktoral. “Kontruksi Epistemologi Ilmu Pengetahuan” 4, no. 3 (2021). https://doi.org/10.23887/jfi.v4i3.35503.

Yayah Khisbiyah. Kontestasi Wacana Keislaman Di Dunia Maya Moderatisme, Esktremisme, dan Hipernasionalisme. Surakarta: usat Studi Budaya dan Perubahan Sosial, 2017.

Yuana Ryan Tresna. “[Tafsir Al-Quran] Memahami Penggalian Hukum Kewajiban Menegakkan Khilafah.” Website Muslimah News, 2022. https://muslimahnews.net/2022/03/02/1993/.

Diterbitkan

26-06-2024

Cara Mengutip

Khairun Niam, dan Farida Nur Afifah. 2024. “NARASI KHILAFAH DI ERA DIGITAL: Studi Epistemologi Muslimahnews.Net Atas Penafsiran Ayat Khilafah ”. AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an 10 (1):85-115. https://doi.org/10.47454/alitqan.v10i1.991.

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.