MILKU AL-YAMĪN

Diskursus dalam Al-Qur’an antara Teks dan Konteks

Penulis

  • Hendri Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi
  • Arsal Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.47454/alitqan.v11i2.1149

Kata Kunci:

The Qur’an, Text and Context, Thematic Exegesis, and Contextual Hermeneutics

Abstrak

Hubungan antara teks dan konteks dalam istilah Milku Al-Yamīn kerap dipahami melalui perbedaan dan pergeseran makna dari masa klasik hingga kontemporer, yang tidak terlepas dari faktor sosial dan karenanya memengaruhi penafsiran Milku Al-Yamīn sebagai bentuk kepemilikan atas budak atau tawanan perang dalam masyarakat Arab pra-Islam. Namun, penafsiran semacam ini sering memunculkan perdebatan ketika dihadapkan pada nilai-nilai kemanusiaan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan metode tafsir tematik (maudhū‘ī), yang dipadukan dengan analisis sosio-historis dan hermeneutika kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tekstual terhadap Milku Al-Yamīn dalam Al-Qur’an tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial-budaya masyarakat saat ayat-ayat terkait diturunkan. Al-Qur’an tidak secara langsung melegalkan perbudakan, melainkan menempuh jalur evolutif dengan menekankan pembebasan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dalam konteks modern, para sarjana berpendapat bahwa Milku Al-Yamīn perlu ditafsirkan ulang sebagai simbol transformasi sosial menuju penghapusan penindasan dan ketimpangan. Dengan demikian, melalui pembacaan yang memperhitungkan teks sekaligus konteks, Milku Al-Yamīn dipahami bukan sebagai legitimasi perbudakan, melainkan sebagai bagian dari proses moral dan kemanusiaan yang didorong oleh Al-Qur’an.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Imam Abul Fida Isma’il Ibnu Kaśir Ad-Dimasyqi. “Tafsir Ibnu Kaśir Juz 2 Al-Baqarah 142 s/d Al-Baqarah 252.” Bandung,: Sinar Baru Algensindo, 2001.

Collins, Sean P, Alan Storrow, Dandan Liu, Cathy A Jenkins, Karen F Miller, Christy Kampe, and Javed Butler. “THE LIVING QUR’AN (FENOMENA AMALAN AYAT SERIBU DINAR DI TIKTOK) INTAN,” 2021, 167–86.

Dian Indriyani, and Ali Imron. “Interpretasi Makna Milk Al Yamin Muhammad Syahrur: Studi Hermeneutika Sebagai Teori, Dan Metode.” An-Nafah: Jurnal Pendidikan Dan Keislaman 1, no. 2 (2022): 87–100. https://doi.org/10.64469/an-nafah.v1i2.14.

Firdaus Eka Putra, Andi. “Diskursus Penafsiran Milku Al-YamīnDi Kalangan Ulama Klasik Dan Kontemporer: Teks Dan Konteks.” USRATY : Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (2024): 14–24. https://doi.org/10.30983/usraty.v2i1.8385.

Hadi, Mukhammad Nur. “Muhammad Syahrur Dan Konsep Milku Al-Yamīn : Kritik Penafsiran Perspektif Ushul Fiqh.” YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam 10, no. 1 (2019). https://doi.org/10.21043/yudisia.v10i1.5057.

Hasballah, Khairuddin. “The Milku Al-Yamīn Concept as a Validity of Sexual Relationship in a Modern Context: An Analysis of Muhammad Syahrur’s Thoughts.” Samarah 4, no. 2 (2020): 337–59. https://doi.org/10.22373/sjhk.v4i2.7068.

Huda, Nur, Nur Hamid, and Muhammad Khoirul Misbah. 2020. “Konsep Wasathiyyah M. Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah (Analisis Hermeneutika Hans-Georg Gadamer)”. International Journal Ihya’ ’Ulum Al-Din 22 (2):198-231. https://doi.org/10.21580/ihya.22.2.6768.

Indralaya, I A I Al-qur Al-ittifaqiah. “Jurnal AT-TAHFIDZ Jurnal Ilmu Al-Qur ’ an Dan Tafsir Program Studi Ilmu Al-Qur ’ an Dan Tafsir Menenangkan Jiwa : Menelusuri Jejak Kesehatan Mental Dalam Tafsir Al-Azhar Jurnal AT-TAHFIDZ Jurnal Ilmu Al-Qur ’ an Dan Tafsir Program Studi Ilmu Al-Qur ’ an d” 5, no. 02 (2024): 243–58.

Irfan, Muhammad Miftah, and Fatimah Shalehah. “Application of Fazlur Rahman’S Double Movement Theory About Milk Al Yāmin.” At-Tajdid : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam 6, no. 1 (2022): 71. https://doi.org/10.24127/att.v6i1.2143.

maa, Fini La, Abdul Mutalib, and Abu Sahman Nasim. “Perbudakan Modern Di Arab Saudi: Seksualitas Majikan Dan Budak Perempuan Di Zaman Jahiliyah.” Indonesian Journal of Shariah and Justice 4, no. 1 (2024): 83–108. https://doi.org/10.46339/ijsj.v4i1.79.

Magdalena, R. “Kedudukan Perempuan Dalam Perjalanan Sejarah (Studi Tentang Kedudukan Perempuan Dalam Masyarakat Islam).” Harkat An-Nisa: Jurnal Studi Gender Dan Anak 2, no. 1 (2017): h. 22 26-27.

Sauri, Sufyan. “Konsep Al-Milku Al-Yamīn: Sebuah Kajian Hadis Tentang Kedudukan Milku Al-Yamīn Dalam Islam.” Conference on Islamic Studies FAI 2019, no. 0 (2020): 109–20.

Sherhan. “Milku Al-Yamīn in The Compilation of Islamic Law: A Juridical Study and Its Implications for The Abolition Of Slavery Milkul.” Al-‘Adalah: Jurnal Syariah Dan Hukum Islam 10, no. 1 (2025): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.

Sulthoni, Akhmad. “Hermeneutika Al-Qur’an Prespektif Ad-Dakhil Fi At-Tafsir.” Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir 3, no. 2 (2019): 1. https://doi.org/10.58438/alkarima.v3i2.24.

Supriyadi, Al-qindi dan agus. “Diskursus Konsep Budak Dalam Kajian Fiqh Klasik.” Al-Qadim : Journal Tafsir Dan Ilmu Tafsir 1, no. 1 (2024): 1–19.

Triman Tapi. “Program Program Pembangunan Terhadap Tiga Kampung Di Distrik Manokwari Utara, Papua Barat: Perspektif Konflik Dan Fungsional.” Jurnal Triton 12, no. 2 (2021): 27–37. https://doi.org/10.47687/jt.v12i2.204.

Ulinnuha, Muhammad, and Nur Hamidah Arifah. “Perkembangan Makna Milk Al-Yamīn.” Jurnal Al-Fanar 3, no. 2 (2020): 167–92. https://doi.org/10.33511/alfanar.v3n2.167-192.

Wahid, Abd., Suarni Suarni, and Nurul Fitri. “Konsep Perbudakan Menurut Sayyid Quṭb Dalam Tafsir Fi Zilal Al-Qur’an.” TAFSE: Journal of Qur’anic Studies 4, no. 2 (2022): 167. https://doi.org/10.22373/tafse.v4i2.13177.

Zainab, Hafid Nur Muhammad, Ali Zaenal Arifin, Ikrimah Retno Handayani. “Interpretasi Konsep Perbudakan Dalam Al- Qur ’ an ( Studi Analisis Tematik Al-Farmawi Terhadap Frasa Milkul Yam ī N ).” Ulumul Qur’an : Jurnal Al-Qur’an Dan Tafsir 4, no. 1 (2024): 156–71.

Diterbitkan

17-12-2025

Cara Mengutip

Hendri, dan Arsal. 2025. “MILKU AL-YAMĪN: Diskursus Dalam Al-Qur’an Antara Teks Dan Konteks”. AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an 11 (2):222-50. https://doi.org/10.47454/alitqan.v11i2.1149.

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.