TELAAH AYAT GENDER PERSPEKTIF QIRĀ’AH MUBĀDALAH DALAM AL-QUR’AN TARJAMAH TAFSĪRIYAH KARYA MUHAMMAD THALIB
DOI:
https://doi.org/10.47454/alitqan.v8i1.769Kata Kunci:
al-Qur`an, relasi gender, tarjamah tafsiriyahAbstrak
Penelitian ini mengkaji penerjemahan Muhammad Thalib dalam Al-Qur`an Tarjamah Tafsiriyah dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model penerjemahan Muhammad Thalib dalam memaknai beberapa ayat gender di dalam al-Qur`an, melihat adanya pengaruh ideologi Muhammad Thalib yang diselipkan dalam menerjemahkan al-Qur`an, yakni penegakan syariat Islam di Indonesia, sehingga memiliki sudut pandang tersendiri terhadap penerjemahan ayat yang bernuansa gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan qirā`ah mubādalah yang dicetuskan Faqihuddin Abdul Kodir guna menelaah makna-makna yang digunakan Muhammad Thalib ketika menerjemahkan ayat gender. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa makna-makna ayat yang diterjemahkan oleh Muhammad Thalib cenderung (bias) mendominasi satu posisi atau mengabaikan peran yang lain dalam relasi laki-laki dan perempuan. Pemaknaan bias tersebut terlihat ketika Muhammad Thalib mengartikan lafazayat-ayat gender yang sifatnya implisit, yakni ayat yang tidak secara langsung menyebut subjek ayat, seperti lafaz qawwāmūn, li al-rijāl ‘alaihinna darajah, nafs waḥidah diartikan dengan makna yang orientasinya lebih kepada laki-laki. Sedangkan lafaz lain, seperti azwājan, azwāj muṭahharah, dan ḥūrr ’īn dimaknai perempuan sebagai objek, sehingga pembacaan teks al-Qur`an mengesampingkan perempuan sebagai subjek di dalamnya.
Unduhan
Referensi
Ahmad, Ahmad, dan Rozihan Rozihan. “Analisis Metode Mafhum Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Terhadap Masalah Nusyuz Suami.” BUDAI: MULTIDISCIPLINARY JOURNAL OF ISLAMIC STUDIES 1, no. 1 (2021): 13–23. https://doi.org/10.30659/budai.1.1.13-23.
Al-Aṣfihānīy, Al-Rāghib. Mu’jam Mufradāt Alfādh Al-Qur`ān. Beirūt: Dar al-Kutub al-’Ilmiah, 2004.
Al-Samarqandī, Abu al-Laith bin Muḥammad bin Aḥmad bin Ibrāḥīm. Baḥr al-‘Ulūm. Vol. 1. Beirūt: Dār al-Kutb al-‘Ilmiyah, 1993.
Arivia, Gadis, dan Nur Iman Subono. Seratus Tahun Feminisme di Indonesia: Analisis terhadap para Aktor, Debat, dan Strategi. Jakrata: Friedrich-Ebert-Stiftung Indonesia Office, 2018.
Darwin, Muhadjir. “Gerakan Perempuan Di Indonesia Dari Masa Ke Masa.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik 7, no. 3 (2004): 283–94. https://doi.org/10.22146/jsp.11061.
Fadal, Kurdi, dan Heriyanto Heriyanto. “Justifikasi Ideologi Jihadis dalam Terjemah Al-Qur’an Indonesia: Analisis terhadap Al-Qur’an Tarjamah Tafsiriyah M. Thalib.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir 5, no. 2 (2020): 102–15. https://doi.org/10.15575/al-bayan.v5i2.10229.
Fuaddin, Achmad. “Misi Islamisme Dalam Terjemah Tafsiriyah Muhammad Thalib: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk.” AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an 7, no. 1 (2021): 69–92. https://doi.org/10.47454/itqan.v7i1.745.
Fuadin, Ahmad, dan Muhammad Najib. “Koreksi Muḥammad Ṭālib Atas Terjemah Al-Quran Kemenag RI:(Uji Validitas).” AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an 2, no. 2 (2016): 91–118. https://doi.org/10.47454/itqan.v2i2.38.
Hafidz. “Tinjauan Komparatif Pendidikan Keluarga (Telaah Pemikiran Muhammad Thalib dan Abdullah Nasih Ulwan).” Disertasi, UIN Sunan Kalijaga, 2020. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/41124/.
Handayani, Tri, dan Deddy Ilyas. “Isu Gender: Potret Relasi Masa Lampau, At A Glance.” Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama 15, no. 2 (2014): 35–48.
Hatimy, Said Abdullah Seif. Citra Sebuah Identitas: Wanita dalam Perjalanan Sejarah. Surabaya: Risalah Gusti, 1994.
Ibnu ‘Āshūr al-Tūnisiy, Muḥammad al-Ṭāhir. al-Taḥrīr wa al-Tanwīr. Vol. 25. Tunisia: al-Dār al-Tūnisiyah li al-Nashr, 1984.
Ibnu Kathīr al-Qurashī al-Dimashqī, Abū Fidā` Ismā’īl bin ‘Umar. Tafsῑr al-Qur`an al-Aẓῑm. Vol. 2. Mesir: Dār Ṭaibah, 1999.
Indonesia, Kementrian Agama Republik. Kedudukan dan Peran Perempuan (Tafsir al-Qur’an Tematik). Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an, 2009.
Ismatulloh, Ismatulloh. “Konsep Sakinah, Mawaddah Dan Rahmah Dalam Al-Qur’an (Prespektif Penafsiran Kitab Al-Qur’an Dan Tafsirnya).” Mazahib 14, no. 1 (2015): 53–64. https://doi.org/10.21093/mj.v14i1.335.
Istianah, Istianah. “DINAMIKA PENERJEMAHAN AL-QURAN: Polemik Karya Terjemah Al-Quran HB Jassin dan Tarjamah Tafsiriyah Al-Quran Muhammad Thalib.” Maghza: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1, no. 1 (2016): 41–56. https://doi.org/10.24090/maghza.v1i1.695.
Izzad, Rohmatul. “KONSEP KESETARAAN GENDER DALAM ISLAM: Studi terhadap Pemikiran Hermeneutika Muhammad Syahrur.” AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an 4, no. 1 (2018): 29–52. https://doi.org/10.47454/itqan.v4i1.678.
Kurniawan, Anwar, dan Ahmad Aminuddin. “Muhammad Thalib, Majelis Mujahidin Indonesia, Dan Tafsir Ayat-Ayat Penegakan Syariat Islam Di Indonesia.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 8, no. 1 (5 Juni 2018): 113–43. https://doi.org/10.15642/teosofi.2018.8.1.82-112.
Ma’shum, Muhammad. Al-Amthilah al-Taṣrifiyah. Semarang: Pustaka Alawiyah, t.t.
Mazaya, Viky. “Kesetaraan Gender dalam Perspektif Sejarah Islam.” Sawwa: Jurnal Studi Gender 9, no. 2 (2014): 323–44. https://doi.org/10.21580/sa.v9i2.639.
Munawwir, Ahmad Warson. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Progresif, 1997.
Nur, Zunaidi. “Ideologi Dalam Penerjemahan Al-Qur`an Perempuan: Studi Kritis atas The Sublime Quran Karya Laleh Bakhtiar.” Thesis, UIN Sunan Kalijaga, 2019.
Nurdin, Nasrullah. “Terorisme dan Teks Keagamaan: Studi Komparatif atas Terjemah Al-Qur’an Kemenag RI dan Terjemah Tafsiriyah MMI.” Thesis, UIN Syarif Hidayatullah, 2016.
Qadir, Faqihuddin Abdul. Qira’ah Mubadalah: Tafsir Progresif untuk Keadilan Gender dalam Islam. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
Qomaruzzaman, BSS, dan BAA Qomaruzzaman. “Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) di Tengah Isu Penerapan Syariat Islam (Studi Analisis Teori Gerakan Sosial).” IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia 3, no. 1 (2013): 43–67. https://doi.org/10.14421/inright.v3i1.1253.
Riḍā, Muḥammad Rashīd. Tafsīr al-Manār. Vol. 5. Mesir: Al-Hay`ah al-Miṣriyyah al-‘Amah li al-Kitāb, 1990.
———. Tafsīr al-Manār. Vol. 4. Mesir: Al-Hay`ah al-Miṣriyyah al-‘Amah li al-Kitāb, 1990.
Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Alquran. Vol. 11. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Sobirin, Mohamad. “Wacana Teologis Kontra Demokrasi Pancasila: Analisis Sosio-Pragmatis Terhadap Al-Qur’an Tarjamah Tafsiriyah Muhammad Thalib.” Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith 10, no. 1 (10 Juni 2020): 170–201. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2020.10.1.169-200.
Thalib, Muhammad. 40 Tanggung Jawab Istri terhadap Suami. Bandung: Irsyad Baitus Salam, 1995.
———. Al-Qur`an Tarjamah Tafsiriyah: Memahami Makna Al-Qur`an Lebih Mudah, Tepat dan Mencerahkan. Yogyakarta: Ma’had an-Nabawy, 2013.
———. Koreksi Terjemah Harfiyah Al-Qur`an Kemenag. Yogyakarta: Wihdah Press, 2011.
———. Solusi Islami terhadap Dilema Wanita Karir. Yogyakarta: Wihdah Press, 1999.
Wulandari, Triana. Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan. Jakarta: KDT, 2017.
Yahya, Mohamad. “Peneguhan Identitas dan Ideologi Majelis Mujahidin melalui Terjemah Al-Qur’an.” RELIGIA 21, no. 2 (2018): 188–208. https://doi.org/10.28918/religia.v21i2.1510.
Yuberti, Yuberti. “Relasi Gender dan Kekuasaan dalam Islam Indonesia.” Analisis: Jurnal Studi Keislaman 15, no. 2 (2015): 519–48. https://doi.org/10.24042/ajsk.v15i2.734.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Faridatul Muhimmah (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







