ANALISIS KECUKUPAN MODUL AJAR PANCASILA DAN IMPLEMENTASINYA DI KELAS 4A MI NEGERI 1 TUBAN
Studi Kasus Siswa dan Guru Kelas 4A di MI Negeri 1 Tuban
DOI:
https://doi.org/10.47454/IEEJ.2024.v3i1.5Keywords:
Modul Ajar, Pancasila, Kecukupan, Kurikulum MerdekaAbstract
An innovation in the elementary education levels of Kurikulum Merdeka is the implementation of prepared by teachers teaching modules as a plan for learning activities. The purpose of this study is to explain the adequacy of the student teaching modules and offer recommendations on how to implement it into Kurikulum Merdeka at MI Negeri 1 Tuban. Students and teachers in class 4A at MI Negeri 1 Tuban are the study's subjects, and the research methodology is qualitative with a focus on the Pancasila Education Teaching Module. Techniques for gathering data include documentation, interviews, and observation. Based on the study's results, teacher implementation of teaching modules using an order of learning activity processes are usually good, efficient, and successful, even when some components of the module have not yet been implemented. According to the theory of adequacy, teacher-prepared lesson plans are still inadequate because they lack several of essential elements, including the components of the lesson plan and their purpose and goal.
Downloads
References
Aunurrahman. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. 2009.
Barlian, Ujang Cepi dan Solekah Siti. “Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan”. Jounal of Educational and Language Research, Vol. 1, No. 12, (2022): 3. https://doi.org/10.53625/joel.v1i12.3015
Daryanto. Inovasi Pembelajaran Efektif. Bandung: Yrama Widya. 2013.
Devina, Tyas. “Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Tulungagung Untuk Kelas V SD Tema Bangga Sebagai Bangsa Indonesia”. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan SD. Vol. 6, No. 1. 2018. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v6i1.5902
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. “MIN 1 dan MAN 2 Tuban Mulai Implementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Bagi Guru” dalam https://pendis.kemenag.go.id/read/min-1-dan-man-2-tuban-mulai-implementasikan-kurikulum-merdeka-belajar-bagi-guru. Diakses pada tanggal 15 Oktober 2023.
Fajri, Zaenol. “Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta didik SD”. IKA, Vol. 7, No. 2, (2019): 67. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v7i2.
Haris, Suhud. “Membedakan Modul Ajar Kurikulum K13 dan Kurikulum Prototipe” dalam https://naikpangkat.com/membedakan-modul-ajar-kurikulum-k13-dan-kurikulum-prototipe/. Diakses pada tanggal 16 Oktober 2023.
Hasibuan, Miftah Al Husnah, dkk. “Model Discovery Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”. Jurnal Pendidikan Tambusai. Vol. 7, No. 2, (2023): 10746-10752. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8074
Kantun, Sri dan Yayuk Sri Rahayu Budiawati. “Analisis Tingkat kelayakan Bahan Ajar Ekonomi Yang Digunakan Oleh Guru Di SMA Negeri 4 Jember”. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Vol. 09, No. 2. 2015.
Kemdikbud. “Konsep-Konsep Modul Ajar” dalam https://guru.kemdikbud.go.id/kurikulum/perkenalan/perangkat-ajar/konsep-komponen-modul-ajar/. Diakses pada tanggal 11 Oktober 2023.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. “Komponen Modul Ajar” dalam https://pusatinformasi.kolaborasi.kemdikbud.go.id/hc/en-us/articles/5010555956377-Komponen-Modul-Ajar. Diakses pada tanggal 11 November 2023.
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2022 Tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka.
Kosasih, E. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2021.
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 56 Tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
Maryati, Laidia. “MIN 1 dan MAN 2 Tuban Mulai Implementasikan Kurikulum Merdeka Belajar Bagi Guru”. online, melalui laman https://pendis.kemenag.go.id/read/min-1-dan-man-2-tuban-mulai-implementasikan-kurikulum-merdeka-belajar-bagi-guru, diakses tanggal 5 Mei 2024.
Maulida, Utami. “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka”. Jurnal Tarbawi. Vol. 5, No. 2. 2022. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v5i2.392
Muhfahroyin dan Anak Agung Oka. “Analisis Kelayakan Bahan Ajar Pencadraan Tumbuhan Berbasis Prototype Hutan Pembelajaran Untuk Pembelajaran Kontekstual”. Jurnal Pendidikan Biologi. Vol. 12, No. 2. 2021. http://dx.doi.org/10.24127/bioedukasi.v12i2.4449
Adawiyah, Ridla. “Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di SD”, Jurnal Pendidikan Tambusai. Vol. 5, No. 3. (2021): 9032. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2416
Rahmawati, Rizka Auliya, dan Bambang Sulanjari. “Analisis Kecukupan Teks Deskriptif Sebagai Bahan Ajar Pada Buku Marsudi Basa Lan Sastra Jawa Kelas VII”. Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah. Vol. 1, No. 2. 2022. https://doi.org/10.26877/kaloka.v1i2.12286
Raharjo, “Analisis Perkembangan Kurikulum PPKn: Dari Rentjana Pelajaran 1947 Sampai Dengan Merdeka Belajar 2020”, Jurnal PKn Progresif. Vol. 15, No. 1. (2020): 63-82. https://dx.doi.org/10.20961/pknp.v15i1.44901
Salsabilla, Irmala Izzah. “Analisis Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka”. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia. Vol. 3, No. 1. (2023): 33-41.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Hengky Sukmaraga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
