ANALISIS SEMIOLOGI ROLAND BARTHES ATAS KATA WASȊLAH DALAM QS. Al-MAIDAH [5]: 35
Sebuah Reinterpretasi bagi Masyarakat Modern
DOI:
https://doi.org/10.47454/alitqan.v10i2.1038Kata Kunci:
Denotation, Connotation, Myth, WasīlahAbstrak
- al-Maidah [5]:35 yang mengandung perintah mencari jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya masih menjadi permasalahan yang kontroversial di kalangan muslim hari ini. Kata wasîlah pada ayat tersebut, yang ditafsirkan banyak ulama sebagai qurbah mendekatkan diri kepada-Nya melalui amal yang diridhai-Nya. Namun, ayat tersebut tidak merincikan secara spesifik amala-amalan yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga perlu pembacaan aspek linguistik dan konteks maupun pemaknaan masyarakat modern untuk menemukan pemaknaan yang relevan. Penelitian ini bertujuan melihat pemaknaan kata wasîlah difokuskan pada sistem linguistik dan sistem mitos pada kata tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan model deskriptif-analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama dari sistem linguistik kata wasîlah dimaknai sebagai perantara, jalan, metode dan lain-lain. Kedua pemaknaan dari sistem mitologi pada kata wasîlah dalam QS. al-Maidah [5]:35 sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah menjadi sangat dinamis, terlihat terdapat banyak manhaj atau kebiasaan yang mengajarkan ritual-ritual bukan saja amalan wajib tetapi sebagaimana yang diajarkan oleh para suluk yang memiliki maqam tertentu di hadapan Allah yang bertujuan mendapatkan ridha-Nya. Penelitian ini menawarkan kontribusi metodologis berupa model pembacaan semiologis (denotasi–konotasi–mitos) atas term Qur’ani yang kontroversial, sehingga dapat menjadi rujukan analisis bagi istilah serupa dalam studi tafsir kontekstual.
Unduhan
Referensi
‘Abdul Baqi, Muhammad Fuad. Mu’jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’anul Karīm. Dar al-Fikr, 1992.
Adiansyah, Ridho, Adib Sofia, Muin Bensar, Ali Adams, dan Mohamed Ahmed Barakat. “Roland Barthes Semiotic Study: Understanding The Meaning Word Of’Azab, A Reinterpretation For Modern Society.” QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies 2, no. 3 (2023): 255–74. https://doi.org/10.23917/qist.v2i3.1445.
Al-Qur’an, Lajnah Pentahsihan. Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan 2019. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Balitbang Diklat Kemenag RI, 2019.
Al-Qurtubi, Abdillah Abi Bakrin. al-Jami’ Li Ahkam al-Qur’an. Mu’ assasah al-Risalah, 2006.
Al-Tabari, Abi Ja’far Muhammad Ibn Jarir. Jami’ al-Bayan ’an Ta’wil ay al-Qur’an. Dar al-Hadits, 2010.
Al-Zuḥailī, Wahbah Ibn Muṣṭāfā. Al-Tafsīr Al-Munīr. Vol. 19. Dār al-Fikr al-Mu’āṣir, 1997.
Aman, Moh. “Kurikulum Pendidikan Berbasis Al-Qur’an.” Rausyan Fikr: Jurnal Pemikiran Dan Pencerahan 16, no. 1 (2020): 1–14. https://doi.org/10.31000/rf.v16i1.2418.
Badriyah, Lailatul. “Ayat-ayat Tawasul dalam Perspektif Muhammad bin Abdul Wahab.” UIN Walisongo, 2009.
Barthes, Roland. Mythologies. The Noonday Press, 1991.
Bruckmayr, Philipp. “Salafī Challenge and Māturīdī Response: Contemporary Disputes over the Legitimacy of Māturīdī kalām.” Die Welt des Islams 60, no. 2–3 (2020): 293–324. https://doi.org/10.1163/15700607-06023P06294.
Culler, Jonathan D. Ferdinand de Saussure. Cornell University Press, 1986.
Farih, Amin. “Paradigma Pemikiran Tawassul Dan Tabarruk Sayyid Ahmad Bin Zaini Dahlan Ditengah Mayoritas Teologi Madzhab Wahaby.” Jurnal Theologia 27, no. 2 (2016): 279–304. https://doi.org/10.21580/teo.2016.27.2.1069.
Hielmina, Suad, Nur Huda, dan Fitri Febriyanti. “Penafsiran Al-Qur’an Metode Tembang Jawa Gus Ali Purwodadi Perspektif Semiotika Roland Barthes.” AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur’an 7, no. 1 (2021): 1–30. https://doi.org/10.47454/itqan.v7i1.744.
Ibnu Kathīr al-Qurashī al-Dimashqī, Abū Fidā` Ismā’īl bin ‘Umar. Tafsῑr al-Qur`an al-Aẓῑm. Vol. 1. Dār Ṭaibah, 1999.
Jabbar, M. Dhuha Abdul, dan Burhanudin. Ensiklopedia Makna Al-Qur’an Syarah Alfaazhul Qur’an. Media Fitrah Rabbani, 2012.
Katsir, Ibn. Tafsir al-Qur’an al-’Adzim. Dar al-Tayyibah, 1999.
Kellner, Martin. “Visiting the Prophet at His Grave: Discussions about the Religious Topography of Madina.” Religions 15, no. 5 (2024): 552.
Khadal, Fatimah Binti Abdul. “Konsep Tawassul menurut perspektif. Al-Qur’an.” Thesis, UIN Syekhnurjati, 2019.
Kreinath, Jens. “Playing with frames of reference in veneration rituals: Fractal dynamics in encounters with a Muslim saint.” Anthropological Theory 20, no. 2 (2020): 221–50. https://doi.org/.%2520Sheikh,%2520Naveed%2520S.%2520“Pax.
Lukman, Fadhli. “Digital Hermeneutics and A New Face of The Quran Commentary: The Quran in Indonesians Facebook.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 56, no. 1 (2018): 95–120. https://doi.org/10.14421/ajis.2018.561.95-120.
Mulyati, Farihatni. “Makna Wasilah Dalam Surah Al Maidah Ayat 35 Dan Surah Al Isra’Ayat 57.” Kopertais Wilayah XI Kalimantan 14, no. 25 (2016): 61–77. https://doi.org/10.18592/ittihad.v14i25.864.
Munawwir, Ahmad Warson. Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Pustaka Progressif, 1997.
Mustaqim, Abdul. “The Epistemology of Javanese Qur’anic Exegesis: A Study of Ṣāliḥ Darat’s Fayḍ al-Raḥmān.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 55, no. 2 (2017): 357–90. https://doi.org/10.14421/ajis.2017.552.357-390.
Nur, Faisal Muhammad. “Konsep Tawassul Dalam Islam.” Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 13, no. 2 (2011): 267–73. https://doi.org/10.22373/substantia.v13i2.4830.
Saeed, Abdullah, dan Ali Akbar. “Contextualist Approaches and the Interpretation of the Qur’ān.” Religions 12, no. 7 (2021): 527. https://doi.org/10.3390/rel12070527.
Sheikh, Naveed S. “Pax Wahhabica Revisited: Saudi Arabia’s Imperial Theopolitics from Hegemony to Hybridity.” Religions 16, no. 10 (2025): 1286. https://doi.org/10.3390/rel16101286.
Shihab, M. Quraish. Kosakata Keagamaan: Makna dan Penggunaannya. Cet. 1. Disunting oleh Mutimmatun Nadhifah. PT. Lentera Hati, 2020.
Shihab, M. Quraish. Membumikan al-Qur’an: Memfungsikan Wahyu dalam Kehidupan. Cet. 1. Disunting oleh Abd. Syakur DJ. Lentera Hati, 2011.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. 5 ed. Vol. 11. Lentera Hati, 2012.
Umaroh, Dewi. “Makna’Abasa Nabi Muhammad Dalam Al-Qur’an (Aplikasi Semiotika Roland Barthes Terhadap QS’Abasa [80]: 1).” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 5, no. 2 (2020): 122.
Wijaya, Aksin. Arah Baru Studi Ulumul al-Qur’an. IRCISOD, 2020.
Wijaya, Roma. “Makna Syifa dalam al-Qur’an (Analisis Semiotika Roland Barthes pada QS al-Isra 82): The Meaning of Shifa in the Qur’an (Roland Barthes’ Semiotics Analysis on QS al-Isra 82).” Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan 16, no. 2 (2021): 185–96. https://doi.org/10.37680/adabiya.v16i2.924.
Zakiy, Ahmad. “Analisis Semiologi Roland Barthes atas Terminologi Quwwah dalam QS. Al-Anfal [80]: 60.” Jurnal Media Akademik (JMA) 2, no. 1 (2024): 1565–84.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Fandi Husain (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







