Dampak Qira'at terhadap Penafsiran: Analisis Farsy al-Huruf dalam Tafsir Marah Labid Surah Al-Baqarah
An Analytical Study of Farsh al-Hurūf in Tafsir Marāh Labīd of Surah Al-Baqarah
DOI:
https://doi.org/10.47454/alitqan.v10i1.1020Abstrak
Kajian penafsiran Al-Qur'an tidak hanya terbatas pada aspek-aspek klasik seperti asbabun nuzul, makki-madani, dan munasabah ayat, tetapi juga mencakup pengaruh varian qira’at dalam pemahaman lafaz-lafaz Al-Qur'an. Qira’at, sebagai disiplin ilmu dalam ulumul Qur'an, telah menjadi salah satu alat penting dalam penafsiran Al-Qur'an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Qira’at dalam tafsir Marah Labid, khususnya pada penafsiran surah Al-Baqarah. Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis tekstual terhadap beberapa ayat dalam Surah Al-Baqarah yang memiliki perbedaan bacaan menurut variasi qira'at. Objek formal penelitian ini adalah Tafsir Marah Labid karya syaikh Nawawi Al-Bantani, sedangkan objek materialnya adalah surah Al-Baqarah. Hasil pembahasan dan penelitian ini menunjukkan bahwa Qira’at yang disampaikan Syaikh Nawawi dalam penafsiran Surah Al-Baqarah memiliki dampak terhadap produksi makna dan penafsiran yang disampaikan. Setidaknya terdapat 10 farsy al-huruf dalam QS. Al-Baqarah yang memiliki dampak terhadap penafsiran. 10 farsy al-huruf yang disampaikan memiliki beberapa dampak, antara lain: dampak substansial yang menjelaskan perbedaan mazhab hukum fikih, dampak kepada redaksional yang berimplikasi pada perbedaan makna khitab dan mukhattab, dan dampak kepada perbedaan makna yang tidak substansial karena mengeksplorasi sinonim dari sebuah lafaz. Penjelasan qira’at Syaikh Nawawi meskipun tidak semuanya berdampak pada substansial produksi makna, namun cukup berdampak dalam hal redaksional.
Unduhan
Referensi
Adib, M. Afiqul. “Syekh Nawawi Al-Bantani: Kajian Pemikiran Pendidikan Islam Dan Relevansinya Di Abad-21.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan 16, no. 2 (2022): 444. https://doi.org/10.35931/aq.v16i2.885.
Al-Jawi, Al-’Allamah Asy -Syekh Muhammad Nawawi. Tafsir Al-Munir (Marah Labid). Bandung: Sinar Baru Algensindio, 2017.
Al-Jawi, Syekh Muhammad Nawawi. Tafsir Al-Munir (Marah Labid Jilid 1). Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2017.
Al-Zuhaili, Wahbab. Tafsir Al-Munir. Damaskus: Dar Al-Fikr, 2005.
Dr. H. Abdur Rokhim Hasan, SQ, MA. Qira’at Al-Qur’an Dan Tafsirnya, 2020.
Fathoni, Ahmad. “Ragam Qiraat Al-Qur’an.” Suhuf 2, no. 1 (2015): 53–72. https://doi.org/10.22548/shf.v2i1.97.
H. Mansyur, Masykur. “Iqra’ Sebagai Bentuk Literasi Dalam Islam.” HAWARI : Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan Islam 2, no. 1 (2023): 1–7. https://doi.org/10.35706/hw.v2i1.5304.
Hakmi Hidayat, Rossa Safira Putri Yuwono, Miftakhul Ula Irzalia Febrianti, Adisti Firnanda Pratiwi. “Qira’at Al-Qur’an.” Mushaf Journal 16, no. 1 (2024): 173–86.
Hidayat, Ahmad Wahyu. “Pemikiran Syekh Nawawi AL-Bantani Dan Relevansinya Di Era Modern.” AQLAM Journal of Islam and Plurality 4, no. 2 (2019): 197.
Irham, Muhammad. “Implikasi Perbedaan Qiraat Terhadap Penafsiran Alquran.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir 5, no. 1 (2020). https://doi.org/10.15575/al-bayan.v5i1.8563.
Kemenag. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Ketiga. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.
———. Asbabun Nuzul. Cetakan ke. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2017.
Manzur, Ibnu. “Lisanul Arab,” n.d.
Masnida. “Karakteristik Dan Manhaj Tafsir Marah Labid Karya Syekh Nawawi Al-Bantani.” Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam VIII, no. 1 (2016): 1978–4767.
Mujahiddin, Anas, and Muhammad Asror. “Telaah Tafsir Marah Labid Karya Nawawi Al-Bantani.” Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 1 (January 2021): 81–87. https://doi.org/10.58404/uq.v1i1.14.
Muttaqin, Sufyan. “Al-Qurthubi, Implikasi Qiraat Terhadap Tafsir: Analisis Tentang Ayat Thaharah Dalam Tafsir Al-Qurthubi” 1 (2024): 41–58.
Prasastia Amnesti, Muhammad Esa, and Ahmad Yusam Thobroni. “Pengaruh Perbedaan Qira’at Shahih Dalam Penafsiran Al-Qur’an Dan Implikasinya Terhadap Hukum.” Jurnal Pendidikan Indonesia 2, no. 09 (2021): 1572–81. https://doi.org/10.59141/japendi.v2i09.280.
Salamah, Hilya Anis. “Farsy Al-Huruf Dalam Tafsir Marah Labid Dan Implikasinya Terhadap Penafsiran (Studi Qira’at Dalam Surah Ali Imran),” 2023.
Siti Azwanie Che Omar, and Sedek Ariffin. “Analisis Wajah-Wajah Qiraat Dalam Surah Al-Baqarah: Kajian Terhadap Manuskrip Al-Quran Mss 4322.” Jurnal Qiraat 4, no. 2 (2021): 1–11.
Sukhairu, Sulaiman, and Abdul Rahim Mohamad Marzuqi. “Penggunaan Ilmu Qira’at Dalam Ayat Hukum Berdasarkan Tafsir Al-Quran Di Nusantara.” Journal of Knowledge and Learning in Islamic Tradition and Culture 2, no. 1 (2024): 23–37.
Syuhada, Aswadi, Universitas Islam, Negeri Sunan, and Ampel Surabaya. “Qira ’ At Al-Qur ’ an : Genealogi Kemunculan Dan” 26, no. April (2024): 44–58. https://doi.org/10.22373/substantia.v26i1.22807.
Fathurrozi, Moh. “Qira’at Dalam Tafsir Marah Labid: Studi Analisis Penggunaan Dan Implikasi Qira’at Atas Hukum,” Jurnal Ulunnuha 12, no. 2 (2023): 90–105. 10.15548/ju.v12i2.7212
Yusuf, Muhammad, Luqman Nol Hakim, and M Aufa. “Telaah Komparasi Farsyul Huruf Dalam Qiraat Hafsh Dan Syu’bah Serta Implikasinya Terhadap Persepsi Ayat-Ayat Ahkam.” Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 5, no. 1 (2024): 56–69. https://doi.org/10.62109/ijiat.v5i1.74.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Tri Tami Gunarti, Mubarok Ahmadi, Feni Tamimul Ummah (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.